#catatanumroh Maybe change the way we pray
Jika kita percaya pada teori bahwa umroh hanya tentang kemampuan finansial, maka kita sudah salah besar. Bertahun-tahun aku penasaran, kenapa Allah belum mengundangku ke Tanah Suci, padahal dari hitung-hitungan manusia, rasanya aku bisa menjalankan syariat agama ini sejak beberapa tahun lalu. Bukan aku berbangga diri, tapi sejujurnya aku terus belajar untuk istiqomah sholat tahajud, qobliyah subuh, syuruk dan duha. Setiap ada kerbat atau teman yang umroh, aku berusaha untuk tidak iri, berusaha tidak membanding-bandingkan ibadahnya, hijabnya, akhlaknya karena aku tahu terlepas dari itu, kuncinya tetap Allah mengizinkan mereka pergi. Dan memang, kita hidup dengan hukum dan matematika Allah, tak peduli saat sibuk kerja, tak melihat anak sedang manja-manjanya, bahkan tak terhalang perang dunia yang pecah di Timur Tengah sana, aku akhirnya bisa umroh di tahun ini. Alhamdulillah, ini takdir terbaik di waktu yang terbaik pula (menurut-Nya). Di tahun 2022/2023 lalu biasanya aku hanya berdoa “Y...