Ngadepin haters?
“Adalah mustahil senangkan semua pihak.” Kalimat di atas sepertinya mewakili kehidupan bersosial kita sehari-hari. Apapun yang kita lakukan, apapun yang kita putuskan, akan selalu memunculkan pro dan kontra dari lingkungan sekitar, maka dari itu berhentilah untuk berusaha disukai semua orang. Istilah haters mulai popular di awal tahun 2010-an, ketika itu hampir semua orang memiliki akun media sosial, sehingga memungkinkan terjadinya komunikasi yang lebih bebas dan transparan. Orang-orang bisa mengumbar kemesraan dan kasih sayang, tapi juga mulai banyak yang terang-terangan tidak menyukai satu individu atau kelompok. Aku pikir masing-masing dari kita punya haters, y ang nampak atau tidak sama aja. Kita juga mungkin adalah haters untuk sesama, karena kita adalah bagian dari ‘semua pihak’ yang mustahil mereka senangkan. Lalu, bagaimana menghadapi haters? Gampang. Haters erat kaitannya dengan penghinaan. Maka ketika mereka menghina, ingatkan diri kita bahwa kita adalah ...