Trimester 2: kami mencintai-Mu
Beberapa orang bertanya, apakah aku dan suami melakukan program hamil (promil) sebelum kehamilan ini? Hmm.. Aku pikir aku bisa bilang belum, kami belum promil ke dokter, tapi tentu setelah mengalami keguguran aku jadi lebih concern dengan kesehatan, pun begitu juga suami yang mulai rutin minum vitamin dan food supplement . Dari sisi lifestyle, kami cukup rutin berolahraga, bukan tipe orang yang doyan junk food dan fast food, bukan juga peminum alkohol atau pemakai obat-obatan tertentu. Sehingga kami yakin insya Allah kami cukup sehat, masalah keturunan kami serahkan sepenuhnya pada Tuhan Sang Penggenggam Takdir. Bahkan suami pernah bilang kalau setelah 2 tahun menikah nanti belum diberi kepercayaan lagi, baru kita ke dokter untuk promil, kalau promil tidak juga berhasil, berarti mungkin Allah punya rencana lain buat kita, bisa jadi takdir kita adalah untuk menolong anak-anak yang kurang beruntung dengan cara mengadopsi mereka (that was sweet of him I almost cry hearing this). Dengan p...