Posts

Showing posts from February, 2018

PAP 8: Mahar yang Tak Mahal

Image
Pic © Dribble Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh ‘Berilmu dulu sebelum beramal’, kalimat tersebut diucapkan oleh Ust. Mardais ketika membuka pertemuan Pesantren Akhir Pekan (PAP) Spesial Pra Nikah Daarut Tauhiid sesi ke-8. Beliau lalu memotivasi kami untuk tidak pernah lelah mencari ilmu, terutama ilmu agama. Ilmulah bekal terpenting dalam mempersiapkan rumah tangga, mamaku sendiri bilang hingga usia pernikahan hampir 30 tahun pun seorang suami dan istri akan terus membutuhkan asupan ilmu. Ilmu seolah investasi yang mutlak tak merugi, dan justru akan berkali lipat pahalanya jika kita berbagi ilmu dengan orang lain. Itulah alasan utama kenapa aku menuliskan semua materi pesantren di blogku, agar aku bisa memberi sedikit ilmu yang aku dapat untuk para pembaca semuanya. Dan pada kesempatan kali ini, sedekah ilmu dari Ust. Mardais untuk santri PAP ialah tentang Mahar/Maskawin. Yuk, disimak😉 Session 8 Pemateri: Ust. Mardais Materi: Mahar Mahar ialah apa yang diberika...

PAP 7: Khitbah a.k.a Lamaran

Image
Pic © Dribble Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh Prosesi khitbah mungkin lebih akrab di telinga kita dengan istilah lamaran, atau meminta perempuan menjadi pendamping hidup disaksikan keluarga dari kedua belah pihak. Tentu saja lamaran dalam Islam tetap memperhatikan adab pergaulan dimana calon pengantin belum boleh saling bersentuhan. Khitbah merupakan kelanjutan dari proses Ta’aruf, jadi materi sesi ke-7 ini sangat penting untuk kalian yang sedang atau akan menajalani Ta’aruf, hihi. Session 7 Pemateri: Ust. Didin Materi: Khitbah Khitbah ialah menampakkan kesenangan dalam urusan pernikahan kepada seorang wanita, dan kemudian si wanita memberitahukan hal tersebut kepada walinya. Khitbah tidak mengubah status menjadi halal atau ‘setengah halal’. Laki-laki dan perempuan yang baru melangsungkan khitbah tetap bukan mahram dan tidak boleh berduaan. Saat ini khitbah dibuat rumit dan sering dipersulit adat, tidak jarang pada prosesinya justru melenceng dari syariat Isla...