Posts

Showing posts from July, 2011

will you remember when?

Image
Remember the times we spent together with both of our family? Remember the laughs and smiles we used to share everything? Remember when I said forever? Remember you told the same? Remember when you didn't care of me? Remember that day you said good-bye to me? Remember you making me cry in the nearing of midnight? Remember talking all night long via telephone? To the girl you didn't lead on? Remember me making you cry when you trying to tell me the truth? When you kiss my cheeks sleep in bedroom? You said you regret saying good-bye. Because I was the best you ever had fool! Maybe you remember and maybe you don't. But someday, somewhere... You'll be wishing you never let me go and bring me back to you and your life…

inspired from @filmskut

Image
"Kalau Keke menulis surat kecil untuk Tuhan supaya dia bisa jadi bintang Sirius untuk orang-orang disekitarnya saat dia pergi nanti, Isma bakal menulis surat kecil untuk Tuhan biar Tuhan gak pernah misahin Isma dari orang-orang yang Isma sayang selama ini dan sampai nanti :)"

a sorrow leave an imprint on me

Image
"Untuk sekedar tahu kapan sebuah dukacita tersembuhkan… aku harus menunggu satu tahun lamanya dan ternyata jawabannya lebih lama dari itu, dari ini, dari saat aku menulis ini dan mungkin sampai itu nanti..." Selalu saat aku di tengah banyak orang, selalu ketika aku bersuara dan tertawa riang, Tuhan dengan caranya yang unik dan eksentrik memutarbalikan keadaan dalam beberapa detik setelah kabar kematian kakek mengiris pendengaran dan menjebol seluruh pertahanan seorang gadis kecil akan air mata dan ketegarannya… 20 Desember 2007 (aku – 3 SMP), tengah berdiri membungkuk menyambungkan kabel-kabel RTP sebagai simulasi ujian praktek pelajaran TIK, cuaca sedang panas dan seseorang mengetuk pintu di sebelahku dengan suaranya yang lembut mendamaikan mengucap salam. Ibu Tintin namanya, dia tidak mengajar di kelasku tapi aku tahu hari ini beliau piket. “Ada Isma?” aku berdiri dan bu Tintin menghargai kesigapanku dengan senyuman, “Sini, nak”...