Posts

Showing posts from 2014

Ketiba-tibaan ke Tebing Keraton

Image
Sebelumnya, aku ambil ulasan dulu dari Wikipedia: Tebing Keraton merupakan sebuah tebing yang berada di dalam kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Tebing ini terletak di Kampung Ciharegem Puncak, Desa Ciburial, Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Dari Tebing Keraton dapat menikmati pemandangan spektakuler. Bukan lampu kota, melainkan hutan! Tidak sulit untuk mencapai Tebing Keraton. Dari pusat kota Bandung, bertolaklah ke arah Dago Pakar, kemudian ke arah Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Setelah pintu gerbang Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, beloklah ke kanan. Anda akan melewati rumah-rumah besar dan kemudian perkampungan. Setelah itu Anda akan sampai di sebuah warung dengan baliho besar bertuliskan 'Warung Bandrek' alias Warban. Perjalanan belum selesai, pacu kendaraan Anda melewati tanjakan dan jalan berbatu sampai pos teratas, langsung di Tebing Keraton. Di sini, anda bisa memarkir motor dan mobil. Untuk mencapai tebing tersebut, anda hanya perlu berjalan kak...

Lo, Gue, Unfriend!

Image
Alasan gue nge-unshare lo di Path: 1.      Lo gak pernah kasih emote 2.      Kayaknya gue gak akan check in with lo juga, kita kan gak pernah maen bareng, kalopun iya gue males nyebutin lagi sama lo 3.      Friends Path gue hampir full dan friend request dari temen deket juga masih banyak 4.      Kagak usah temenan di Path juga kan kita sekampus. Ngapa juga dimana-mana harus ada lo? 5.      Update-an lu Garing Abis! Sarat SARA, kadang caption lu menjurus jorok-jorok juga. Sareukseuk gue lihatnya. Kek yang baru pacaran aja lo, apa iya? 6.      Ini yang fatal; Jari Lo Busuk! Gak cuma ke gue, banyak temen yang apdetannya suka lo komen dengan pedas & gak tahu batas. Di dunia nyata gak satu dua orang yang pernah curhat sakit hati gara-gara celetukan lo yang kepalang bejat. At least, penyakit lisan jangan dibawa ke tulisan, kita sering perang omongan sali...

Si Anak Sepeda

Image
“Eh, kamu kemaren nyampe rumah langsung tidur ya? Sebel” “Enggak juga, sih.. Kok sebel, emang napa kan udah ketemu inih” “Bisa kali tunggu sampe aku di kosan. Pffft.” Ada banyak hal dalam hidup ini yang bisa kita curahkan dalam tulisan, tapi hanya sedikit yang benar-benar harus dikunci dalam bait prosa karena tak akan terulang. Kisah aku dan si anak sepeda contohnya, ibarat serial movie Harry Potter, satu tahun hanya keluar satu episode, tapi hingga ceritanya usai di tahun ke-7, film itu melegenda dan tak mungkin dilupakan penggemar setianya.. “Kamu sadar gak, sih, kita tuh baru ketemu lagi setelah 7 tahun? Tapi kok gak excited ya? Gak canggung juga” “Iya, sejak aku pindah SMP ya.. Ya soalnya kitanya biasa aja, maksudnya meskipun gak pernah ketemu tapi selama ini kan temenan di sosial media, aku tahu kabar kamu, kehidupan kamu. Jadi pas ketemu ya gak asing” “Berarti bener ya, sejauh apapun kita pergi kita akan tetap ketemu di sosial media. At least selama kitanya updat...

Belum 12 jam kita bersama.. So much love for you, baby kitty.

Image
Hal yang sama yang selalu terjadi acap kali aku akan menulis adalah, aku bingung bagaimana memulai tulisan ini; Kata apa dulu? Kalimat yang seperti apa dulu? Selalu begitu. Seperti sore yang random ini, aku tidak tahu harus memulai dari menuliskan kata apa. Yang pasti, kisahnya bergulir lebih dari setahun yang lalu.. Diiringi alunan lagu-lagu Dygta dan Kahitna, gaya tulisan kali ini akan terbawa sedikit melankolis.. Minggu, 18 Agustus 2013, sekitar pukul 12 siang Lokasi: Pasar Gegerkalong, Bandung Mentari Bandung biasanya tak sesengit ini, betapapun dia tengah di musim pancaroba. Berjalan di ruang terbuka bak menapaki panggangan pizza, apalagi kalau harus duduk-duduk di bangku lapangan bola, aku yakin panas siang ini akan menembus segala macam tabir surya. Aku dan Thossan (pacarku, -red.) berniat langsung pulang setelah menghadiri sebuah acara, sebelum ke rumah kami mampir ke Pasar Gegerkalong atau Pasar Gerlong di daerah Setiabudhi Bandung. Jarang-jarang kami ke sini, mungkin in...

Bikin Sesuatu #1: Makeover Plaid Bag to be Studded One

Image
Minggu depan, seluruh umat Muslim di dunia akan gegap gempita menyambut Hari Raya Iedul Fitri atau yang biasa disebut Lebaran. Dari beberapa hari lalu kemeriahan pesta tahunan umat Islam ini sudah sangat terasa, khususnya di pusat-pusat perbelanjaan di Kota Bandung. Siapa yang tidak ingin tampil hits di Hari Kemenangan tersebut ya kan? Termasuk aku, aku seminggu terakhir ini hampir tiap hari belanja, entah itu online atau terjun langsung ke lapangan mencari barang-barang antik, eksotik and chic untuk berlebaran di kampung halaman. Semangat sih semangat, tapi apakah kamu yakin barang yang kamu beli itu exclusive alias gak banyak orang yang pakai? Hati-hati lho, keluargaku yang menggeluti bisnis fashion dari mulai konveksi sampai buka butik baju ready-to-wear mengaku kalau menjelang hari-hari besar kayak Lebaran gini produksi satu model baju aja bisa dibikin ratusan pcs! Wih bisa mati gaya juga kalau ternyata pas hari-H ada yang pakai tas, baju atau sepatu yang samaan sama kita. Nah, ...

All about movie: You Are The Apple of My Eye

Image
Beberapa minggu lalu, aku nonton sebuah film drama Taiwan bergenre roman (Taiwanese Romance) yang judulnya You Are The Apple of My Eye, waktu kakakku ngasih soft-file film ini aku acuh tak acuh buat nonton, pasalnya kurang suka hal-hal yang berbau eastern kayak K-Pop atau K-Drama, tapi karena ini Taiwan, dan kakakku bilang filmnya dapet banyak penghargaan, akhirnya aku putuskan untuk nonton. Sedikit throwback sebelum membahas film tadi lebih jauh, kalian yang lahir sekitar tahun 1990-1995 pasti inget waktu SD (tepatnya awal tahun 2000) drama-drama Taiwan sempat berjaya di pertelevisian Tanah Air kita, seperti MPV Lover, Meteor Garden, Westside Story, At The Dolphin Bay, The Outsiders, Snow Angel, 100% Senorita Twins, A Prince Who Turns Into A Frog dan yang paling aku suka dan aku cari-cari lagi sampe sekarang adalah drama Taiwan yang judulnya All About Boys (diperankan Steven Cheung & Kenny Kwan). Sayangnya T-drama tidak bertahan lama di layar kaca kita, seingatku film Taiwan te...

Untuk yang makan di Bebek Kaleyo

"...kalau ada yang lihat anak laki-laki jualan puzzle atau mainan anak di sana, tolong atas nama kemanusiaan dan demi keberlanjutan pendidikannya, kalian beli mainan itu dengan alasan apapun."

Maaf saja pokoknya, ya.

Image
Terkadang berbuat salah itu seru Maka tak heran banyak orang pergi 'clubbing' Beramai-ramai pasangan bercumbu buta Naik-naik ke level paling minim berbusana Terkadang menyakiti orang itu nikmat Karenanya kita mencaci sambil tertawa Semakin kesini semakin cerdas orang menghina Lalu gembira melihat yang dibenci sampai menangis Bundaku mengutip (dan terus me-'repeat') satu kalimat Beliau bilang sumbernya dari hadits sahih "Jalan ke Surga itu pahit bertabur duri, jalan ke Neraka itu manis bertabur roti" Dan aku merenunglah.. Segala keseruan dan kenikmatan melakukan salah Mungkin hadirnya karena kita digoda syetan Sulitnya berbuat baik dan menahan diri memaki Mungkin timbulnya dari kesadaran kita yang langka Maka atas dasar identitas diri Karena aku juga manusia, aku minta maaf atas sikap-sikap yang menyakiti Yang membuatku terbahak tapi kalian menahan sesak Atas tangan-tangan nakal meninju Atau mata yang menatap j...

Makanan itu bilang "Try me!"

Image
Blog reader, pernah gak nyobain makanan yang asing dan aneh? Se-asing dan se-aneh apa makanan itu? Apa yang membuatnya aneh, rasanya? Namanya? Cara penyajiannya? Atau semuanya? Sekarang ini aku lagi mau berbagi cerita tentang beberapa jenis makanan yang kedengarannya lumrah dan biasa aku temukan sehari-hari. Tapi ternyata cara penyajian dan rasanya luar biasa aneh buat aku. Oke, saat ini aku lagi di daerah Puyuh Dalam, Bandung. Tepatnya di rumah kontrakan temen-temenku yang berasal dari Maluku Utara (Ternate & Tidore). Mereka selalu senang menyambut orang baru, bener-bener welcome, tiap aku ke sana mereka selalu riuh dan langsung mempersilahkan masuk lalu heboh nyiapin makanan. Aku terharu, di sini aku bukan siapa-siapa, jangankan keturunan Ternate/Tidore, meskipun mahasiswi perencanaan wilayah aku gak begitu tahu percisnya Ternate Tidore dan Halmahera itu sebelah mana Sulawesi, tapi mereka menganggap aku seperti keluarga sendiri, kalau ada acara kumpul mereka ngehubungin bia...