Posts

I H M

Image
2 tahun bareng-bareng di kelas yang sama, pasti semua orang bakal punya sedikitnya dua orang sahabat dari sekian banyak teman sekelas mereka. Seperti gue yang akhirnya sohiban sama Hana & Mira dua tahun terakhir ini. There’s untold reason based, mungkin karena gue emang lebih nyambung sama mereka, yah tentunya nyambung dalam artian lebih luas, bukan hanya pas ngobrol, tapi juga pandangan hidup, pandangan sama orang (yang kata satu orang ‘geuleuh’ pasti kata yang lainnya ‘emang geuleuh’), life style, fashion taste, sampai the way to solve the problem juga kita seringya sepaham. We deal with life and love, sometimes we broken hearts in the same way… Kasarnya chemistry kita bertiga dapet banget lah gitu! :p Karena sekarang udah lulus SMA, makanya gue sengaja bikin posting ini untuk mengenang masa-masa kejayaan kita bertiga kemaren-kemaren, masa-masa remaja labil yang hobinya hilir-mudik sekolahan, menguasai kopsis justru pas KBM berlangs...

first day intensive course @ GMG

Image
"Itu siapa? Oooh, kalau yang pakai batik itu? Yang cewek keriting? Yang cowok akew itu namanya siapa? Itu itu yang duduk paling depan siapa? Yang itu siapa tuh, yang brekele di bawah AC? Oooh, iya iya tahu!" Putri, cewek supel dan super gahool yang jadi first person I know on my first day intensive course hari ini dengan sabar menjawab satu per sejuta rentetan pertanyaan yang gue ajukan. Jump to the new life, 9 Mei, adalah hari pertama gue ngikut-ngikut les intensif SNMPTN 2011 di GMG Unpad Dipatiukur (Jalan Singaperbangsa #1). Mau tahu kesan pertamanya? Bla bla bla finally it’s been such a great experience and I think we’re all already to move on and grab our bright future! :D Then, it was so hard to believe waktu gue punya banyak teman baru dalam waktu beberapa menit setelah gue masuk kelas, so friendly, so nicely, all of they, so handsome and beautiful and I love my classmates shortly after I met . Suasana kekeluargaan ...

found you on my @mention

Image
Hampir 4 bulan kali ya aku gak ketemu sama iyang, gak kontekan juga, pokoknya bener-bener I lost him! Tiba-tiba satu sore pas aku lagi asik twitteran...     Yah, setidaknya aku tahu kamu baik-baik aja yang...

"dari cinta untuk si hati"

Image
karena kamu sangat tampan, aku bilang "dari mata turun ke hati" ternyata kamu bisa masak, "dari rasa turun ke hati" kamu juga wangi sayang, "dari hidung meluncur masuk hati" senyuman menenangkan, pelukan menghangatkan, "kau tepat mencuri hati" kiss bathing, aku bilang "kamu lancang mendobrak hati" saat ini kamu yang paling mengerti, aku yakin "dari cinta untuk si hati" semakin hari semakin bersemi, "dari hati semakin ke dalam hati" Sesederhana itu konteks cinta untuk aku, segala yang aku suka dengan mudah masuk hati. Cukup kamu indah seperti ini, tak perlu sempurna, kamu sudah dapatkan satu hati, dan aku tak punya hati yang lain untuk kuberi. Dalam kesederhanaan dan keterbatasan aku untuk bisa berkorban tanpa keluh kesah, aku bilang “Terimakasih sayang, atas cinta, keindahan, kebahagiaan dan penantian panjang untuk aku. Dengan segala angan dan mimpi, ingin sekali hati ini berjodoh denganmu…” ...

I remember...

Image
Satu hari jelang Ujian Nasional, lazimnya aku hibernasi mengurung diri di ruang rahasiaku dan belajar dengan tekun. Tapi, bukan Isma namanya kalau melakukan hal yang dilakukan orang-orang mayoritas, meskipun jadi bagian dari golongan minoritas tidak selalu berdampak positif. Lalu? Sabtu malam itu sebenarnya aku udah niatin mau keluar, tapi belum bikin planning karena gak tahu mau keluar sama siapa dan pergi kemana dan juga gak berani berharap mami bakal ngizinin aku main sehari sebelum UN. Di sini, yang tak disangka-sangka terjadi… dan mami justru dengan senang hati mengizinkan... “Kamu ngilang!” “Aku atau kamu yang ngilang?” “Idih, kamu tahu yang ngilang! Mentang-mentang gak bisa bangunin shubuh lagi!” “Kamu juga! Sibuk apaan, sih, belakangan ini? Oke, besok dibangunin lagi.” “Enggak sibuk apa-apa kok. Besok libur, tadi hari terakhir UTS. Lagi apa kamu?” “Oh, jadi gak perlu dibangunin shubuh dong. Lagi nulis. Kamu? Lagi sms-an ya?” “Iyalah kan sms-annya juga sama kamu.” “Sama aku ata...