Posts

Trimester 2: kami mencintai-Mu

Image
Beberapa orang bertanya, apakah aku dan suami melakukan program hamil (promil) sebelum kehamilan ini? Hmm.. Aku pikir aku bisa bilang belum, kami belum promil ke dokter, tapi tentu setelah mengalami keguguran aku jadi lebih concern dengan kesehatan, pun begitu juga suami yang mulai rutin minum vitamin dan food supplement . Dari sisi lifestyle, kami cukup rutin berolahraga, bukan tipe orang yang doyan junk food dan fast food, bukan juga peminum alkohol atau pemakai obat-obatan tertentu. Sehingga kami yakin insya Allah kami cukup sehat, masalah keturunan kami serahkan sepenuhnya pada Tuhan Sang Penggenggam Takdir. Bahkan suami pernah bilang kalau setelah 2 tahun menikah nanti belum diberi kepercayaan lagi, baru kita ke dokter untuk promil, kalau promil tidak juga berhasil, berarti mungkin Allah punya rencana lain buat kita, bisa jadi takdir kita adalah untuk menolong anak-anak yang kurang beruntung dengan cara mengadopsi mereka (that was sweet of him I almost cry hearing this). Dengan p...

Yeay! My 1st Trimester is completed!

Image
  5 hari menjelang anniversary 1 tahun pernikahan, tepatnya tanggal 20 Agustus 2020 dini hari, aku memutuskan untuk testpack karena hari itu sudah 2 minggu telat jadwal 'libur sholat'. Mengalami keguguran di usia kehamilan 2 minggu November 2019 lalu membuatku enggan untuk berharap. Bismillah aja, kalau rezeki gak akan lari, batinku menggumam. Dan tapi.. DUA garis merah akhirnya muncul dengan sangat jelas di alat mungil itu. Aku diam, tertegun, hatiku dipenuhi rasa syukur, terus menerus bersyukur sampai dadaku sesak karena ingin berteriak. Horreeeee for the first time during this terrible pandemic season in 2020, I have something to celebrate, to be cheered up, and to be able to cry happily.  Those lines seemed too obvious to ignore :") Aku mengendap-endap ke kamar ganti, memikirkan cara memberi tahu suami tentang hadiah anniversary ini. Akhirnya, aku tempel testpack itu di kemasannya lalu aku bungkus dengan tisue dan ku masukkan ke kotak makan. Yup, aku akan kasih dia k...

Akad + resepsi di bawah 100 juta? Emang bisa? Here's my #weddinghack!

Image
Menikah adalah perihal menyepakati banyak hal, dimulai dari berbagai kesepakatan merencanakan hari pernikahan itu sendiri.. Konsepnya mau gimana, jumlah undangannya berapa, dan yang paling menentukan adalah berapa uang yang akan dikeluarkan. It's all about money and money at the end baby~ Di sini aku tidak hanya share tips, tapi akan sekaligus membeberkan budget yang aku dan suami (eciye udah suami) habiskan untuk pernikahan kami tanggal 25 Agustus 2019 lalu. Post ini akan sedikit panjang tapi semoga tetap seru sampai akhir. Keywordnya adalah kami berdua sepakat menyelenggarakan pernikahan dengan anggaran di bawah 100 juta. Apakah bisa? Monggo disimak aja ya.. Note: Demi kepentingan komersialisasi aku tidak akan menyebutkan nama vendor. Pakai WO hari-H aja WO adalah vendor pertama yang aku booking, waktu itu tanggal 17 Agustus 2018 mereka ngasih promo harga WO D-day sebesar 2,5 juta untuk 4 orang crew WO, MC, plus  2 kembang api, dan 4 titik confetti . Sebagai freelance MC, ...

My Engagement Hacks

Image
D alam menggelar acara lamaran, setiap pasangan berhak membuatnya semewah mungkin, atau semeriah mungkin, namun khusus acara lamaranku, aku membuatnya seefisien mungkin. T ulisan ini sama sekali tidak bermaksud menyudutkan satu opini atau pandangan lainnya.  Bagi sobat misqueen, tulisan ini mungkin bisa menginspirasi. Bagi kaum jetsetter juga siapa tahu Anda bisa meniru kami yang miskin lol Engagement Hacks #1 - Preloved Dress Worth >500k! Urusan busana adalah hal yang paling pertama muncul ketika merencanakan acara lamaran. Karena males nyari bahan, nyari model, dan ngejahit, aku iseng aja dulu browsing longdress di Carousell (sebuah platform yang banyak dipakai untuk menjual barang bekas pribadi). Akhirnya, aku menemukan dark grey lace dress ini dijual si empunya dengan harga 350 ribu. Kalau dihitung real cost, kain tulle seperti ini harganya 150 ribu/meter, kali 2 meter jadi 300, ongkos jahit +/- 150 ribu (untuk penjahit butikan bahkan >350k jasanya saja), belu...

Paru-Paru Dunia di Jantung Kota

Image
Adalah barisan pepohonan tua, suhu menggigit yang membuat bulu kuduk bergidik, semilir wangi dedaunan berbaur dengan aroma khas tanah berhumus, serta mitos dan legenda pelengkap kegagahannya, menjadi identitas dari kata ‘hutan’ yang kita kenal selama ini. Namun tidak dengan sebuah hutan di Bandung, namanya Hutan Kota Siliwangi, terletak di Jalan Tamansari, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Hari Sabtu lalu, saya menyempatkan diri jalan-jalan ke sana karena penasaran dengan banyaknya foto-foto Hutan Kota Siliwangi berseliweran di jagat maya. Ternyata benar, hutan yang satu ini unik dan lain dari yang lain. Ketika baru sampai di tempat parkir, saya belum mempunyai gambaran akan seperti apa hutan yang saya lalui. Yang tampak kala itu adalah forest walk, bangunan khusus seperti jembatan yang melewati hutan, dibuat untuk pejalan kaki dengan tinggi sekitar 3-5 meter dari atas permukaan tanah agar pengunjung segala usia tidak kesulitan saat menelusuri hutan dan juga agar ekosistem h...