Posts

Showing posts with the label family

If you are not as caring as my dad

Image
Aku pikir, setelah seorang anak menikah, maka orang tua akan merasa lebih ringan; financially, mentally, physically. Karena setelah menikah, si anak harus mandiri, harus bisa mengurusi hidupnya sendiri dan tidak lagi banyak membutuhkan peran orang tua. Bahkan si anak itu kemudian (dengan izin Allah) akan menjadi orang tua juga dan menjalankan peran yang sama seperti orang tua mereka dulu. Pikirku, setelah si anak menikah, hilang sudah ia dari pikiran orang tuanya. Ternyata, aku salah.. Sangat salah, bahkan. Tahun 2025 ini, usia pernikahanku memasuki tahun ke-6. Apakah aku bahagia? Insya Allah iya. Sepertinya iya. Aku lupa apakah suamiku pernah bertanya aku bahagia atau tidak bersamanya, he’s not big at words. Love language suamiku act of service , bukan words of affirmation . Tapi kalau dipikir lagi, mungkin suami tidak bertanya karena takut juga mendengar jawabannya. Seandainya ternyata aku bilang aku kurang bahagia, siapkah dia legowo menerimanya? Apa yang harus dia lakukan setelah...

Obituary Ceututi

Image
  Sebelum menulis lebih jauh, aku ingin meminta maaf sedalam-dalamnya jika ada anggota keluarga atau kerabat yang bersangkutan membaca tulisan ini. Tidak ada maksud lain selain mengungkapkan rasa syukur dan kedukaan yang dalam. Menulis obituary selalu menyesakkan, selalu terasa begitu berat. Baru kemarin rasanya menulis untuk teman lama, kali ini aku akan menulis lagi untuk salah satu orang terdekat keluargaku. Bukan maksudku memenuhi blog ini dengan berita duka, tapi ‘menulis adalah bekerja untuk keabadian’, maka inilah salah satu cara agar kenangan kita tak hilang.. Pagi tadi, aku mendapati isak tangis mamaku di telfon, padahal belum 24 jam kami bertemu sebelum mamaku kembali ke kampung halaman (terima kasih ya Allah mamaku udah baikan). Sambil terisak itu ia mengabarkan kematian, dari orang yang selalu membantu keluargaku bahkan sejak aku belum dilahirkan. Kami biasa memanggilnya Ceu Tuti, ‘ceu’ yang berarti kakak perempuan dalam Bahasa Sunda. Meskipun sepertinya beliau sebayaan...

“Semua orang boleh pergi kecuali Ibu”

Image
 “Semua orang boleh pergi kecuali Ibu” Kalimat yang banyak digunakan sebagai  caption social media oleh mereka yang mengenang ibunya yang sudah tenang. Ibuku kini sakit, syaraf kejepit (kalau dari diagnosanya). Dan rasa tidak nyaman dari satu titik ditubuhnya itu kini kian menyebar. Cukup kepayahan, tapi beliau tetap sabar. Aku takut, kalut, carut marut. Tapi senyumku masih tertaut setiap kami mengobrol, karena aku upayakan semuanya terasa santai. Memastikan rumah ibu tetap terasa damai. Ilmu agama ibu tinggi, semua cobaan hidup diyakini ujian Sang Maha Pemberi. Benar sih, tidak akan ada satupun manusia yang tak diuji. Kitanya saja harus kuat, bersiap ikhlas apapun yang terjadi. Tapi duh, kalaupun aku harus mengaduh, akan kulakukan pada-Mu terus menerus, agar jangan Kau uji pelitaku dengan kesakitan, agar Kau limpahi ia dengan umur panjang dan kesehatan. Seandainya ada yang bisa aku gadaikan, korbankan? Supaya Kau hentikan dulu.. jangan dulu.. sembuhkan dulu.. meskipun ini ju...

Singapore on a budget, and with a baby!

Image
  Sweeter than kinder bueno, bitter like a cup of expresso coffee.. Mungkin sepenggal kalimat di atas bisa mewakili keseluruhan perasaan setelah pulang tamasya bersama bocil. Manis banget, tapi juga capek banget. November 2022 lalu kami sekeluarga sepakat (setelah lobby dan perdebatan alot tentunya) untuk pergi ke Singapore bersama. Inilah destinasi luar negeri pertama kami! Jeng jeng! Sungguh excited! Aku tak sabar namun juga deg-degan! Persiapan keberangkatan kami tergolong lama, dari awal kepikiran untuk pergi sampai hari kepergian sekitar 4 bulan lamanya. Tentu selain karena kami bukan kaum jet set yang bisa travelling kapan saja, kami juga perlu memikirkan kesiapan fisik anak kami yang umurnya masih di bawah 2 tahun kala itu. Yang pasti, hedon sekeluarga ini harus dilakukan sebelum si anak menginjak 2 tahun agar tiket pesawatnya murah dan tiket masuk ke setiap destinasinya gratis. Kenapa sih harus Singapore? Adalah pertanyaan pertama yang dilontarkan suami di awal aku mencetus...

Trimester 3: He's Finally Here

Image
  He is finally here.. I’m finally become a mom.. My husband and I will start a new life as a parents from now on.. Kami melalui perjalanan panjang sampai akhirnya bisa menimang makhluk kecil nan menggemaskan ini. Perjalanan yang akan kami kenang sepanjang hayat, keputusan-keputusan yang kami buat akan menjadi bekal pendewasaan setiap saat. Dan untukku pribadi, aku tidak akan lagi membedakan wanita yang melahirkan secara pervaginam maupun caesar, keduanya menurutku sama-sama ‘normal’. 15 Maret 2021 – Berawal pada saat pemeriksaan USG, dokter menemukan ada lilitan tali pusat 1x di leher janinku, padahal waktu itu umurnya sudah memasuki trimester 3. Aku dan suami cukup kaget, tapi dari awal kami selalu berusaha ikhlas dengan apapun hasil pemeriksaan kehamilan. Alhamdulillah dari bulan 1 sampai 9 tidak kami dapati berita buruk, baru kali ini, yang sebenarnya juga bukan buruk, tapi sedikit beresiko untuk melahirkan secara pervaginam. 01 April 2021 – Aku cek ke dokter lagi, k...

Trimester 2: kami mencintai-Mu

Image
Beberapa orang bertanya, apakah aku dan suami melakukan program hamil (promil) sebelum kehamilan ini? Hmm.. Aku pikir aku bisa bilang belum, kami belum promil ke dokter, tapi tentu setelah mengalami keguguran aku jadi lebih concern dengan kesehatan, pun begitu juga suami yang mulai rutin minum vitamin dan food supplement . Dari sisi lifestyle, kami cukup rutin berolahraga, bukan tipe orang yang doyan junk food dan fast food, bukan juga peminum alkohol atau pemakai obat-obatan tertentu. Sehingga kami yakin insya Allah kami cukup sehat, masalah keturunan kami serahkan sepenuhnya pada Tuhan Sang Penggenggam Takdir. Bahkan suami pernah bilang kalau setelah 2 tahun menikah nanti belum diberi kepercayaan lagi, baru kita ke dokter untuk promil, kalau promil tidak juga berhasil, berarti mungkin Allah punya rencana lain buat kita, bisa jadi takdir kita adalah untuk menolong anak-anak yang kurang beruntung dengan cara mengadopsi mereka (that was sweet of him I almost cry hearing this). Dengan p...

Yeay! My 1st Trimester is completed!

Image
  5 hari menjelang anniversary 1 tahun pernikahan, tepatnya tanggal 20 Agustus 2020 dini hari, aku memutuskan untuk testpack karena hari itu sudah 2 minggu telat jadwal 'libur sholat'. Mengalami keguguran di usia kehamilan 2 minggu November 2019 lalu membuatku enggan untuk berharap. Bismillah aja, kalau rezeki gak akan lari, batinku menggumam. Dan tapi.. DUA garis merah akhirnya muncul dengan sangat jelas di alat mungil itu. Aku diam, tertegun, hatiku dipenuhi rasa syukur, terus menerus bersyukur sampai dadaku sesak karena ingin berteriak. Horreeeee for the first time during this terrible pandemic season in 2020, I have something to celebrate, to be cheered up, and to be able to cry happily.  Those lines seemed too obvious to ignore :") Aku mengendap-endap ke kamar ganti, memikirkan cara memberi tahu suami tentang hadiah anniversary ini. Akhirnya, aku tempel testpack itu di kemasannya lalu aku bungkus dengan tisue dan ku masukkan ke kotak makan. Yup, aku akan kasih dia k...

My Engagement Hacks

Image
D alam menggelar acara lamaran, setiap pasangan berhak membuatnya semewah mungkin, atau semeriah mungkin, namun khusus acara lamaranku, aku membuatnya seefisien mungkin. T ulisan ini sama sekali tidak bermaksud menyudutkan satu opini atau pandangan lainnya.  Bagi sobat misqueen, tulisan ini mungkin bisa menginspirasi. Bagi kaum jetsetter juga siapa tahu Anda bisa meniru kami yang miskin lol Engagement Hacks #1 - Preloved Dress Worth >500k! Urusan busana adalah hal yang paling pertama muncul ketika merencanakan acara lamaran. Karena males nyari bahan, nyari model, dan ngejahit, aku iseng aja dulu browsing longdress di Carousell (sebuah platform yang banyak dipakai untuk menjual barang bekas pribadi). Akhirnya, aku menemukan dark grey lace dress ini dijual si empunya dengan harga 350 ribu. Kalau dihitung real cost, kain tulle seperti ini harganya 150 ribu/meter, kali 2 meter jadi 300, ongkos jahit +/- 150 ribu (untuk penjahit butikan bahkan >350k jasanya saja), belu...